Hubungan Matematika, Iad, dan Psikologi
Apa itu
matematika ?
Matematika merupakan mata pelajaran yang dipelajari disetiap
jenjang pendidikan mulai dari SD, SMP, SMA sampai jenjang perguruan tinggi.
Selain itu matematika sangat membantu dan dibutuhkan pada bidang studi atau
ilmu – ilmu yang lain (Samsarif 2009). Istilah Matematika berasal dari bahasa
Yunani, mathein atau manthenien yang artinya mempelajari. Kata matematika diduga
erat hubungannya dengan kata Sangsekerta, medha atau widya yang artinya
kepandaian, ketahuan atau intelegensia (Sri Subariah, 2006:1).
Matematika merupakan ilmu pengetahuan yang mempelajari struktur
yang abstrak dan pola hubungan yang ada di dalamnya (Sri Subariah, 2006:1).
Dienes (dalam Ruseffendi, 1988: 160) mengatakan bahwa matematika adalah ilmu
seni kreatif. Oleh karena itu, matematika harus dipelajari dan diajarkan
sebagai ilmu seni. Sedangkan Kitcher (dalam Jackson, 1992: 753) lebih menfokuskan
perhatiannya kepada komponen dalam kegiatan matematika. Dia mengklaim bahwa
matematika terdiri atas komponen-komponen: (1) bahasa (language) yang
dijalankan oleh para matematikawan, (2) pernyataan (statements) yang digunakan
oleh para matematikawan, (3) pertanyaan (questions) penting yang hingga saat
ini belum terpecahkan, (4) alasan (reasonings) yang digunakan untuk menjelaskan
pernyataan, dan (5) ide matematika itu sendiri. Bahkan secara lebih luas
matematika dipandang sebagai the science of pattern (Steen dalam Romberg, 1992:
754). Sejalan dengan kedua pandangan di atas, Sujono (1988: 5) mengemukakan
beberapa pengertian matematika. Di antaranya, matematika diartikan sebagai
cabang ilmu pengetahuan yang eksak dan terorganisasi secara sistematik. Selain
itu, matematika merupakan ilmu pengetahuan tentang penalaran yang logik dan
masalah yang berhubungan dengan bilangan. Bahkan dia mengartikan matematika
sebagai ilmu bantu dalam mengiterpretasikan berbagai ide dan kesimpulan.
Pengertian matematika sebagai ilmu tentang struktur yang terorganisir juga
dikemukakan oleh Ruseffendi (1988: 261). Dari sisi abstaraksi matematika,
Newman (dalam, Jackson, 1992: 755) melihat tiga ciri utama matematika, yaitu;
(1) matematika disajikan dalam pola yang lebih ketat, (2) matematika berkembang
dan digunakan lebih luas dari pada ilmu-ilmu lain, dan (3) matematika lebih
terkonsentrasi pada konsep.
Menurut Hudoyo (1988:3) pelajaran matematika berkaitan dengan
konsep – konsep abstrak, sehingga pemahamannya membutuhkan daya nalar yang
tinggi, dibutuhkan ketekunan, keuletan, perhatian dan motivasi yang tinggi
untuk dapat memahami materi pelajaran matematika. Sedangkan menurut (Sumarmo,
2002:2) pelajaran matematika berkaitan dengan penalaran yang bersifat deduktif,
materi matematika bersifat hierarkis dan terstruktur
Apa itu ilmu
alamiah dasar ?
Ilmu
alamiah dasar atau sering disebut ilmu pengetahuan alam (natural science)
merupakan ilmu pengetahuan yang menjelaskan tentang gejala-gejala dalam alam
semesta, termasuk di muka bumi ini, sehingga terbentuk konsep dan prinsip. IAD
hanya mengkaji konsep-konsep dan prinsip-prinsip dasar yang esensial saja dan ilmu
yang hanya berbicara tentang bagaimna metode-metode ilmu kealaman dalam
menjelaskan gejala-gejala alam lebih secara filosofi. IAD merumuskan pemikiran
yang selalu di landasi oleh realisme, karena ilmu sains ini berbicara tentang
metode-metode alamiah dan gejala-gejala alamiah sehingga tidak dapat lepas dari
realitas objek-objek materi yang dapat dilihat oleh indra.
Sedangkan
ilmu alamiah dasar menurut Abdulah Aly dan Eny Rahma (2006: V) “Ilmu Alamiah
Dasar” merupakan kumpulan pengetahuan tentang konsep-konsep dasar dalam bidang
Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan Teknologi”.
Jadi,
pengertian ilmu alamiah yang saya ketahui itu adalah pengetahuan dasar yang
mempelajari alam semesta,dan dapat dikatakan sebagai konsep awal terbentuknya
ilmu pengetahuan alam. Yang dapat dipelajarinya dengan cara metode-metode atau
prinsip-prinsip yang tidak dapat lepas dari kenyataan (realitas).
Ilmu
alamiah dasar yang mempelajari dasar-dasar alamiah secara universal atau
keselururan tapi yang mencakup dasar-dasarnya saja. Ilmu alamiah selalu
merumuskan masalahnya dari gejala-gejala yang realitas sehingga metode yang
dapat digunakan dalam ilmu alamiah dasar adalah metode-metode yang tidak lepas
dari objek-objek materi yang dapat dilihat dan dirasa oleh panca indra.
Metode-metode yang digunakan dalam menapsirkan Ilmu Alamiah Dasar adalah
metode-metode alamiah yang dapat di lihat oleh indra sehingga,tidak dapat
dengan mudah untuk mengambil keputusan untuk membuat prinsip mengenai ilmu
alamiah dasar jika tidak ada realitanya.
Apa itu
psikologi ?
Psikologi
berasal dari kata dalam bahasa Yunani Psychology yang merupakan gabungan dan
kata psyche dan logos. Psyche berarti jiwa dan logos berarti ilmu. Secara
harafiah psikologi diartikan sebagal ilmu jiwa. Istilah psyche atau jiwa masih
sulit didefinisikan karena jiwa itu merupakan objek yang bersifat abstrak,
sulit dilihat wujudnya, meskipun tidak dapat dimungkiri keberadaannya. Dalam
beberapa dasawarsa ini istilah jiwa sudah jarang dipakai dan diganti dengan
istilah psikis.
Pengertian
Psikologi Menurut Beberapa Ahli
Ø Pengertian Psikologi
menurut Ensiklopedi Nasional Indonesia Jilid 13 (1990), Psikologi adalah ilmu
yang mempelajari perilaku manusia dan binatang baik yang dapat dilihat secara langsung maupun yang tidak dapat
dilihat secara langsung.
Ø Pengertian Psikologi
menurut Dakir (1993), psikologi membahas tingkah laku manusia dalam hubungannya
dengan lingkungannya.
Ø Pengertian Psikologi
menurut Muhibbin Syah (2001), psikologi adalah ilmu pengetahuan yang
mempelajari tingkah laku terbuka dan tertutup pada manusia baik selaku individu
maupun kelompok, dalam hubungannya dengan lingkungan. Tingkah laku terbuka
adalah tingkah laku yang bersifat psikomotor yang meliputi perbuatan berbicara,
duduk , berjalan dan lain sebgainya, sedangkan tingkah laku tertutup meliputi
berfikir, berkeyakinan, berperasaan dan lain sebagainya.
Dari beberapa definisi tersebut diatas
dapat disimpulkan bahwa pengertian psikologi adalah ilmu pengetahuan yang
mempelajari tingkah laku manusia, baik sebagai individu maupun dalam
hubungannya dengan lingkungannya. Tingkah laku tersebut berupa tingkah laku
yang tampak maupun tidak tampak, tingkah laku yang disadari maupun yang tidak
disadari.
Dapat
diketahui bahwa pengertian psikologi merupakan ilmu tentang tingkah laku. Pada
hakekatnya tingkah laku manusia itu sangat luas, semua yang dialami dan
dilakukan manusia merupakan tingkah laku. Semenjak bangun tidur sampai tidur
kembali manusia dipenuhi oleh berbagai tingkah laku. Dengan demikian objek ilmu
psikologi sangat luas. Karena luasnya objek yang dipelajari psikologi, maka
dalam perkembangannya ilmu psikologi dikelompokkan dalam beberapa bidang, yaitu
:
Ø Psikologi Perkembangan,
yaitu ilmu yang mempelajari tingkah laku yang terdapat pada tiap-tiap tahap
perkembangan manusia sepanjang rentang kehidupannya.
Ø Psikologi Pendidikan, yaitu ilmu yang
mempelajari tingkah laku manusia dalam situasi pendidikan.
Ø Psikologi Sosial, ilmu
yang mempelajari tingkah laku manusia dalam berhubungan dengan masyarakat
sekitarnya.
Ø Psikologi Industri, ilmu
yang mempelajari tingkah laku yang muncul dalam dunia industri dan organisasi.
Ø Psikologi Klinis,
ilmu yang mempelajari tingkah laku
manusia yang sehat dan tidak sehat, normal dan tidak normal, dilihat dari aspek
psikisnya
Manfaat
Mempelajari Psikologi
Setelah
anda mengetahui pengertian psikologi dan apa itu psikologi, maka anda juga
harus mengetahui apa manfaat dari mempelajari psikologi. Secara umum ada
beberapa manfaat yang bisa diperoleh dengan mempelajari ilmu psikologi. Berikut
ini adalah beberapa manfaat mempelajari perilaku psikologi
Ø
Memahami penyebab dari perilaku yang muncul pada diri sendiri ataupun orang
lain
Dengan
mempelajari psikologi, kita bisa memahami mengapa seseorang bisa menunjukkan
perilaku tertentu. Psikologi menawarkan banyak sekali teori psikologi yang
menjelaskan mengapa seseorang bisa memunculkan perilaku tertentu.
Ø
Memahami diri sendiri
Hal
penting lainnya yang bisa didapat dengan mempelajari psikologi adalah memahami
diri sendiri. Tentu saja hal ini bisa anda rasakan setelah anda mempelajari
psikologi. Anda bisa menjadi lebih paham mengenai kepribadian anda, watak anda,
dan mungkin masalah psikologis apa yang kira-kira muncul pada diri anda.
Ø
Dapat membantu orang lain
Dengan
mempelajari psikologi, meskipun tidak menjadi seorang psikolog pun anda tetap
bisa membantu orang lain yang mungkin mengalami masalah. Minimal ketika anda
mengetahui sedikit teori-teori psikologi, anda bisa melihat permasalahan orang
lain dari sudut pandang yang berbeda dan membantu mereka menghadapi masalah
tersebut
Hubungan
Matematika, Iad, dan Psikologi
Dikarenakan Psikologi adalah ilmu terapan/turunan maka dapat
dikatakan bahwa Matematika dan IAD (Ilmu Alamiah Dasar) adalah sebagai acuan
terbentuknya cabang Ilmu Psikologi. Matematika digunakan dalam psikologi untuk
ekspresi jumlah yang sering digunakan dalam melakukan percobaan yang
berdasarkan data kuantitatif, serta Matematika berpengaruh sebagai pendamping
ilmu psikologi dengan menyediakan ilmu statistika yang umum digunakan pada
percobaan-percobaan psikologi.
Selain itu dapat kita
ketahui ilmu psikologi mencakup berbagai macam aspek seperti biopsikologi dan
psikologi faal yang berbasiskan Ilmu Pengetahuan Alam, dimana didalamnya
dibahas susunan saraf dan otak manusia serta pengaruhnya kepada tindakan
psikis. Selain itu didalamnya juga tercakup psikologi pendidikan, psikologi
umum, dan pengembangan kreatifitas dan keberbakatan yang berbasiskan Ilmu
Pengetahuan Sosial, dimana didalamnya dibahas kegiatan dan hubungan manusia
serta pengaruhnya terhadap keadaan psikis seseorang. Serta didalamnya terdapat
Psikologi perkembangan yang berbasis keduanya dimana dibahas proses
perkembangan manusia berdasarkan nature atau faktor bawaan (gen) serta faktor
nurture atau pola asuh dan reaksi lingkungan.
Sumber :

Komentar
Posting Komentar